Kamis, 24 Juli 2014

Nge Block-Blog


beberapa hari kebelakang kepikiran tentang nge-block blog.
ntahla, tidak mengerti jg mengapa sy begitu risih saat orang mulai ngebicarain isi blog saya di depan saya T.T terlebih lg jika isi blogny menyangkut hal2 yang melibatkan perasaan pribadi sy. 
ketika semakin ada banyak yg ngebaca, jadi makin malulah sy, smacam spert yg over-expose-ing atas apa yang saya rasakan. 
(Um.. that's why i dont like to write on facebook)


im not that extrovert actually.
dan saya rasa, apa yg sy tuangkn disini kebanyakannya merupakan ruang2 pribadi, 

pun menumpahkan apa sj yang saya fikirkan juga sy rasakn. 
sebut sj comfort-zone sy ambil.

tapi, banyak yang tanya2, kenapa ngilang?

juga larang2,kok di-block? kan sayang..
karena dia dapet banyak dari blog saya, meski itu ngalay, meski itu aneh.  Katanya.

HOaammmm -___-
ini dilema. 
antara pengen manfaat tapi risih.

kumaha ieuh?

lieur

Jumat, 16 Mei 2014

sejenak untuk tuan


terkadang kita hadir dr arah berlawanan.
hingga apa yg kau sebut kanan, mk kubilang kiri.
Tapi sudahlah.. tak ada yg salah.

Persetan kanan ataupun kiri.
terkadang kita lupa bahwa kiri dan kanan tercipta bersama,untuk kemudian hidup bersamaan.

Ah. Dari pd keheningan yg menertawakan kita, aku lebih suka mentertawakan diri sendiri. Aku tidak pernah meminta Tuan menghentikan langkah.
Dari kanan ataukah kiri . Terserah.
Seperti yg kubilang sebelum sebelumnya, kita terkadang datang berlawanan arah.

Dan jikalah persepsi tuan itu salah,
Atau mungkin  aku yang membuat semuanya seakan serba salah,

Maka pada akhirnya,
daripada aku menyakiti Tuan, atau aku menyakiti diri sendiri, lebih baik keheningan yang menyakiti kita…

Satu sama bukan?